Dari setiap time line di Twitter malam ini satu hal yang agak mengherankan, kenapa semua membicarakan sahabat jadi pacar. Satu time line isinya ngena banget.
"Pacaran dgn yg tadinya sahabat juga menghindarkan kita dr drama-drama lebay yg gak perlu. Udah tau sama tau."
Apa coba itu? Penting gitu yah di buat di time line? Yang terlebih membuat ingatanku melayang ke 5 tahun yang lalu tulisan time line dari Albherthiene
"Yg bnyk terjadi, sahabatan yg berpotensi pacaran butuh berpisah dulu utk sadar bhw kerinduan itu ada...".
Tidak, cukup! semua ini hanya akan buat sakit yang tidak akan ada obat. Toh semua kisah itu telah aku coba dengan sangat kuat untuk didorong menyudut dan jika perlu tidak akan tampak untuk selamanya.
Swift putih tertengger manis dan bersih didepan kontrakan minimalis bernomor 41B. Swift ini satu-satunya impianku yang terwujud walaupun dengan kredit dan bantuan Papa yang sampai sekarang belum aku tuntaskan pembayarannya namun satu hal yang membuat aku bangga menjadi diriku sendiri yaitu aku berani dan bisa untuk suatu hal yang bersifat materi.
Pagi ini harus ke kampus dan menyelesaikan hutang pendidikan dengan kedua orang tua dan diri sendiri. Aku lebih suka mengatakan "hutang" karena lebih kepada tanggung jawab yang HARUS dituntaskan.
Tidak banyak yang berbeda di jalanan selama seminggu terakhir ini sama seperti minggu kemaren masih ramai, masih sembraut, masih menyalahi aturan dan masih membuat stres. Seminggu belum cukup untuk mengubah jalanan ini berubah, yah mungkin berubah tapi berubah lebih negatif lagi kemungkinan besarnya.
Sudah, cukup menggerutu dengan jalan ini toh tidak ada ubahnya dengan segudang gurutuan itu. Lebih berarti pagi ini tutup jendela penuh, hidupkan AC, putar mp3 Paramore volume high. Semangat yang dibutuhkan pagi ini bukan gerutu jalanan yang pastinya untuk saat ini tidak akan berubah. Masa depanku masih berhutang di kampus yang sebentar lagi aku temui.
"Pacaran dgn yg tadinya sahabat juga menghindarkan kita dr drama-drama lebay yg gak perlu. Udah tau sama tau."
Apa coba itu? Penting gitu yah di buat di time line? Yang terlebih membuat ingatanku melayang ke 5 tahun yang lalu tulisan time line dari Albherthiene
"Yg bnyk terjadi, sahabatan yg berpotensi pacaran butuh berpisah dulu utk sadar bhw kerinduan itu ada...".
Tidak, cukup! semua ini hanya akan buat sakit yang tidak akan ada obat. Toh semua kisah itu telah aku coba dengan sangat kuat untuk didorong menyudut dan jika perlu tidak akan tampak untuk selamanya.
Swift putih tertengger manis dan bersih didepan kontrakan minimalis bernomor 41B. Swift ini satu-satunya impianku yang terwujud walaupun dengan kredit dan bantuan Papa yang sampai sekarang belum aku tuntaskan pembayarannya namun satu hal yang membuat aku bangga menjadi diriku sendiri yaitu aku berani dan bisa untuk suatu hal yang bersifat materi.
Pagi ini harus ke kampus dan menyelesaikan hutang pendidikan dengan kedua orang tua dan diri sendiri. Aku lebih suka mengatakan "hutang" karena lebih kepada tanggung jawab yang HARUS dituntaskan.
Tidak banyak yang berbeda di jalanan selama seminggu terakhir ini sama seperti minggu kemaren masih ramai, masih sembraut, masih menyalahi aturan dan masih membuat stres. Seminggu belum cukup untuk mengubah jalanan ini berubah, yah mungkin berubah tapi berubah lebih negatif lagi kemungkinan besarnya.
Sudah, cukup menggerutu dengan jalan ini toh tidak ada ubahnya dengan segudang gurutuan itu. Lebih berarti pagi ini tutup jendela penuh, hidupkan AC, putar mp3 Paramore volume high. Semangat yang dibutuhkan pagi ini bukan gerutu jalanan yang pastinya untuk saat ini tidak akan berubah. Masa depanku masih berhutang di kampus yang sebentar lagi aku temui.
No comments:
Post a Comment